DI TIPU ADEK
Pada
suatu hari saya mendapat SMS dari Gilang , adek saya. Di SMS tersebut Fani
bilang “Yang, sekarang aku sedang di kantor polisi, semua bukti dan saksi telah
mengarah kepada aku, polisi telah mengintrogasiku, aku takut, setelah beberapa
lama akhirnya...”. Tanpa berpikir panjang saya mengambil motor di garasi dan
langsung tancap gas menuju kantor polisi.
Sampai
di kantor polisi, ternyata adek saya itu sama sekali tak terlihat batang hidungnya. Karena
saya adalah anak yang sangat pemalu dan lugu, saya tidak berani bertanya kepada
pak polisi yang sedang berjaga di kantor tersebut.
Setelah
beberapa lama mondar-mandir di tempat tersebut, akhirnya saya memberanikan diri
untuk bertanya kepada pak satpam yang sedang jaga di pintu gerbang. “Pak, boleh numpang tanya!, sejak tadi ada gak
anak kecil yang di tahan di kantor ini?”.
“Waduh... saya gak tau mas, di
sini saya hanya bertugas untuk mengatur kendaraan yang keluar masuk dari tempat
ini”, jawab pak satpam kepada saya.
“Kalau gitu, makasih pak!”, sahut
saya.
Mendengar
jawaban dari pak satpam, saya mempunyai inisiatif untuk menelepon adek saya
tersebut. “Hallo... dek, kamu ada dimana?, kucari ke kantor polisi kok gak
ada?, gimana keadaan kamu?, katanya kamu ditahan di kantor polisi?”, ucap saya
dengan sedikit merasa cemas.
Sambil tersenyum dia mencoba
menenangkan saya, “kak, sekarang aku sedang di rumah, aku baik-baik aja kok!”.
“Terus yang kirim SMS ke aku itu
siapa?”, tanya ku kepada adek ku.
“Oh... SMS itu, kamu pasti belum
baca isi semua SMS dariku itu!. baca lagi dong!”, kata adek ku.saya terdiam.
“Udah gitu aja yach... nanti
pulsa kamu habis. Udah yach... dah dulu ya kak...”, gilang kemudian menutup
hand phonenya.
saya
masih bingung!. Lalu dia membuka SMS itu lagi dan membacanya. Beberapa saat
kemudian saya tertawa sendiri dan sedikit marah karena setelah saya tahu isi
lengkap SMS tersebut adalah, “Yang, sekarang aku sedang di kantor polisi, semua
bukti dan saksi telah mengarah kepada aku, polisi telah mengintrogasiku, aku
takut, setalah beberapa lama akhirnya aku dapat surat tilang, dan surat itu tertulis
anda dinyatakan bebas karena semua bukti dan saksi menyatakan bahwa anda adalah
cowok yang ganteng menawan hati”.
Dalam hati saya berkata “Ternyata aku
orang begok yach...!”.
Sebelum saya kembali, saya mempunyai inisiatif untuk mengirim kembali sms itu kepada adek saya dengan kata yang saya rubah yang inti sms itu sama,setelah mengirim sms itu saya langsung berbalik arah.
Sebelum saya kembali, saya mempunyai inisiatif untuk mengirim kembali sms itu kepada adek saya dengan kata yang saya rubah yang inti sms itu sama,setelah mengirim sms itu saya langsung berbalik arah.
Sesampai nya di rumah ,adek saya
menelepon kepada saya
“kak kamu ada di mana,aku dah sampai di kantor polisi
nih”kata adek saya, sambil sedikit marah-marah .
Kemdian saya menjawab nya sambil tertawa terbahak-bahak”ha ha
aku ada di rumah”
“katanya kamu ada di kantor polisi”sahut nya.
Lalu dengan santai nya saya menjawab”emang enak di kerja’in
ha ha makanya kalo gak mau di kerja’in jangan suka ngerja’in orang,akhirnya
kamu juga kan
yang dapat akibatnya.
Akhirnya dia pun pulang,dan minta
ma’af kepada saya,dan saya pun mema’af kan
nya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar