Senin, 27 Januari 2014

Cerpen "DITIPU ADEK"



DI TIPU ADEK

Pada suatu hari saya mendapat SMS dari Gilang , adek saya. Di SMS tersebut Fani bilang “Yang, sekarang aku sedang di kantor polisi, semua bukti dan saksi telah mengarah kepada aku, polisi telah mengintrogasiku, aku takut, setelah beberapa lama akhirnya...”. Tanpa berpikir panjang saya mengambil motor di garasi dan langsung tancap gas menuju kantor polisi.
Sampai di kantor polisi, ternyata adek saya itu sama sekali tak terlihat batang hidungnya. Karena saya adalah anak yang sangat pemalu dan lugu, saya tidak berani bertanya kepada pak polisi yang sedang berjaga di kantor tersebut.
Setelah beberapa lama mondar-mandir di tempat tersebut, akhirnya saya memberanikan diri untuk bertanya kepada pak satpam yang sedang jaga di pintu gerbang. “Pak, boleh numpang tanya!, sejak tadi ada gak anak kecil yang di tahan di kantor ini?”.
“Waduh... saya gak tau mas, di sini saya hanya bertugas untuk mengatur kendaraan yang keluar masuk dari tempat ini”, jawab pak satpam kepada saya.
“Kalau gitu, makasih pak!”, sahut saya.
Mendengar jawaban dari pak satpam, saya mempunyai inisiatif untuk menelepon adek saya tersebut. “Hallo... dek, kamu ada dimana?, kucari ke kantor polisi kok gak ada?, gimana keadaan kamu?, katanya kamu ditahan di kantor polisi?”, ucap saya dengan sedikit merasa cemas.
Sambil tersenyum dia mencoba menenangkan saya, “kak, sekarang aku sedang di rumah, aku baik-baik aja kok!”.
“Terus yang kirim SMS ke aku itu siapa?”, tanya ku kepada adek ku.
“Oh... SMS itu, kamu pasti belum baca isi semua SMS dariku itu!. baca lagi dong!”, kata adek ku.saya terdiam.
“Udah gitu aja yach... nanti pulsa kamu habis. Udah yach... dah dulu ya kak...”, gilang kemudian menutup hand phonenya.
saya masih bingung!. Lalu dia membuka SMS itu lagi dan membacanya. Beberapa saat kemudian saya tertawa sendiri dan sedikit marah karena setelah saya tahu isi lengkap SMS tersebut adalah, “Yang, sekarang aku sedang di kantor polisi, semua bukti dan saksi telah mengarah kepada aku, polisi telah mengintrogasiku, aku takut, setalah beberapa lama akhirnya aku dapat surat tilang, dan surat itu tertulis anda dinyatakan bebas karena semua bukti dan saksi menyatakan bahwa anda adalah cowok yang ganteng menawan hati”.
Dalam hati saya berkata “Ternyata aku orang begok yach...!”.
Sebelum saya kembali, saya mempunyai inisiatif untuk mengirim kembali sms itu kepada adek saya dengan kata yang saya rubah yang inti sms itu sama,setelah mengirim sms itu saya langsung berbalik arah.

Sesampai nya di rumah ,adek saya menelepon  kepada saya
“kak kamu ada di mana,aku dah sampai di kantor polisi nih”kata adek saya, sambil sedikit marah-marah .
Kemdian saya menjawab nya sambil tertawa terbahak-bahak”ha ha aku ada di rumah”
“katanya kamu ada di kantor polisi”sahut nya.
Lalu dengan santai nya saya menjawab”emang enak di kerja’in ha ha makanya kalo gak mau di kerja’in jangan suka ngerja’in orang,akhirnya kamu juga kan yang dapat akibatnya.

Akhirnya dia pun pulang,dan minta ma’af kepada saya,dan saya pun mema’af kan nya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar