MAKALAH
“READING STRATEGIS (SCANNING AND SKIMMING) IDENTIFYING
(MAIN AND SUPPORTING IDEA)”
Disusun Untuk Memenuhi Salah
Satu Tugas Pada Mata Kuliah
Bahasa Inggris3
Dosen Pengampu :
Dra. Yerni
![]() |
Disusun oleh kelompok 2:
1.
Annisa
Agustini (1282231)
2.
Dwi
Faolina (1282731)
3.
Setia
Rahayu (1284531)
4.
Makrus
Okta Rendi (1283721)
5.
Taufiq
Ismail (1284871)
Jurusan/ Prodi :
Tarbiyah/ PAI
Kelas/ Semester : A/ III
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN)
STAIN JURAI SIWO METRO
2013 M/ 1434 H
A.
Membaca Scanning
1. Pengertian
Membaca tatap (scanning)
atau disebut juga membaca memindai adalah membaca sangat cepat. Ketika
seseorang membaca memindai, dia akan melampaui banyak kata. Menurut Mikulecky
& Jeffries (dalam Farida Rahim, 2005) membaca memindai penting untuk
meningkatkan kemampuan membaca. Teknik membaca ini berguna untuk mencari
beberapa informasi secepat mungkin. Biasanya kita membaca kata per kata dari
setiap kalimat yang dibacanya. Dengan berlatih teknik membaca memindai,
seseorang bisa belajar membaca untuk memahami teks bacaan dengan cara yang
lebih cepat. Tapi, membaca dengan cara memindai ini tidak asal digunakan. Jika
untuk keperluan untuk membaca buku teks, puisi, surat penting, dari ahli hukum,
dan sebagainya, perlu lebih detail membacanya.
Scanning berarti mencari informasi spesifik secara cepat dan akurat. Memindai
artinya terbang di atas halaman-halaman buku. Membaca dengan teknik memindai
artinya menyapu halaman buku untuk menemukan sesuatu yang diperlukan.
Scanning berkaitan dengan
menggerakkan mata secara cepat keseluruhan bagian halaman tertentu untuk
mencari kata dan frasa tertentu.
Teknik membaca memindai (scanning) adalah teknik menemukan
informasi dari bacaan secara cepat, dengan cara menyapu halaman demi halaman
secara merata, kemudian ketika sampai pada bagian yang dibutuhkan, gerakan mata
berhenti. Mata bergerak cepat, meloncat-loncat, dan tidak melihat kata demi
kata.
2. Langkah-langkah Scanning
·
Perhatikan penggunaan urutan seperti angka, huruf, langkah, pertama,
kedua, atau selanjutnya.
·
Carilah kata yang dicetak tebal, miring atau yang dicetak berbeda dengan
teks lain.
·
Terkadang penulis menempatkan kata kunci di batas paragraph.
3. Langkah atau proses Scanning yang lain yakni:
·
Menggerakkan mata seperti anak panah langsung meluncur ke bawah
menemukan informasi yang telah ditetapkan.
·
Setelah ditemukan kecepatan diperlambat untuk menemukan keterangan
lengkap dari informasi yang dicari.
·
Pembaca dituntut memiliki pemahaman yang baik berkaitan dengan
karakteristik yang dibaca (misalnya, kamus disusun secara alfabetis dan ada
keyword di setiap halaman bagian kanan atas, ensiklopedi disusun secara
alfabetis dengan pembalikan untuk istilah yang terdiri dari dua kata, dan
sebagainya).
4. Tujuan
Adapun tujuan membaca scanning yaitu:
·
Mencari informasi dalam buku secara cepat.
·
Scanning merupakan teknik membaca cepat untuk menemukan informasi yang
telah ditentukan pembaca.
·
Pembaca telah menentukan kata yang dicari sebelum kegiatan scanning
dilakukan, pembaca tidak membaca bagian lain dari teks kecualiu i9nformasi yang
dicari.
·
Mendapatkan informasi spesifik dari sebuah teks. Biasanya, ini dilakukan
jika Anda telah mengetahui dengan pasti apa yang Anda cari sehingga
berkonsentrasi mencari jawaban yang spesifik.
5. Contoh
Membaca scanning/memindai
misalnya membaca mencari arti kata di kamus, membaca acara siaran di Televisi,
membaca daftar perjalanan, mencari nomor telepon di buku telepon, membaca
daftar menu makan di rumah makan, membaca jadwal pelajaran, mencari pada papan
pengumuman, mencari topik pada daftar isi sebuah buku dll.
B.
Membaca Skimming
1. Pengertian
Membaca- layap (skimming) adalah membaca dengan
cepat untuk mengetahui isi umum atau
bagian suatu bacaan. (Farida Rahim,2005). Membaca layap dibutuhkan untuk mengetahui
sudut pandang penulis tentang sesuatu, menemukan pola organisasi paragraph, dan
menemukan gagasan umum dengan cepat (Mikulecky & Jeffries dalam Farida
Rahim, 2005).
Pengertian lain dari
membaca skimming membaca sekilas atau
membaca cepat untuk mendapatkan suatu informasi dari yang kita baca. Skimming
dilakukan untuk melakukan pembacaan cepat secara umum dalam suatu bahan bacaan.
Dalam skimming, proses membaca dilakukan secara melompat-lompat dengan melihat
pokok-pokok pikiran utama dalam bahan bacaan sambil memahami tema besarnya.
Selain untuk mendapatkan
gagasan utama dari sebuah teks. Untuk mengetahui apakah suatu artikel sesuai
dengan apa yang kita cari. Untuk menilai artikel tersebut, apakah menarik untuk
dibaca lebih lanjut secara mendetail. Kecepatan membaca secara skimming
biasanya sekitar 3-4 kali lebih cepat dari membaca biasa.
2. Langkah-langkah Skimming
·
Baca judul, sub judul dan subheading untuk mencari tahu apa yang
dibicarakan teks tersebut.
·
Perhatikan ilustrasi (gambar atau foto) untuk mendapatkan informasi
lebih jauh tentang topic tersebut.
·
Baca awal dan akhir kalimat setiap paragraf.
·
Jangan membaca kata per kata. Biarkan mata melakukan skimming kulit luar
sebuah teks. Carilah kata kunci atau keyword-nya.
·
Lanjutkan dengan berfikir mengenai arti teks tersebut.
3. Tujuan
Banyak yang mengartikan skimming sebagai sekedar menyapu
halaman, sedangkan pemgertian yang sebenarnya adalah suatu keterampilan membaca
yang diatur secara sistematis untuk mendapatkan hasil yang efisien, untuk
berbagai tujuan, seperti hal berikut:
a.
Untuk mengenali topik bacaan. Apabila anda pergi ke toko buku atau
perpustakaan dan ingin mengetahui pembahasan apa dalam yang anda pilih itu,
anda melakukan skimming beberapa menit (atau browsing). Skimming untuk melihat
bahan yang akan dibaca, sekedar untuk mengetahui bahan tersebut, juga dilakukan
orang untuk memilih artikel di majalah dan surat kabar (kliping)
b.
Untuk mengetahui pendapat orang
lain (opini). Misalnya, tulisan tajuk surat kabar, anda mungkin cukup membaca
paragraf pettama atau akhir yang biasanya memuat kesimpulan yang dibuat oleh
penulisnya (redaksi)
c.
Untuk mendapatkan bagian penting yang kita perlukan tanpa membaca
seluruhmya. Yang harus dilakukan adalah melihat semua bahan untuk memilih ide
yang bagus, tetapi tidak membaca secara lengkap.
d.
Untuk mengetahui organisasi penulisan, urutan ide pokok dan cara semua
itu disusun dalam kesatuan pikiran dan mencari hubungan antarbagian bacaan itu.
Mungkin secara kronologi, membandingkan, atau bentuk lain. Skimming berguna untuk memilih bahan yang perlu dipelajari dan
diingat. Skimming berguna untuk
survey buku sebelum dibaca.
e.
Untuk penyegaran yang pernah dibaca, misalnya dalam mempersiapkan ujian
atau sebelum menyampaikan ceramah. Skimming
ini juga disebut sebagai review
(timbal balik).
4. Contoh
Skimming untuk mendapatkan gagasan utama dari sebuah halaman buku teks sehingga
dapat memutuskan apakah buku tersebut berguna dan perlu dibaca lebih pelan dan
mendetail.
Berikut adalah tabel
kesimpulan dari artikel Teknik membaca
cepat skimming dan scanning
|
Komponen
|
Skimming
|
Scanning
|
|
Pengertian
|
Skimming
digunakan untuk
mendapatkan gagasan utama dari sebuah teks. Untuk mengetahui apakah suatu artikel sesuai dengan apa yang kita
cari. Untuk menilai artikel tersebut, apakah menarik untuk dibaca lebih
lanjut secara mendetail. Kecepatan membaca secara skimming biasanya sekitar
3-4 kali lebih dari membaca biasa.
|
Scanning digunakan untuk mendapatkan informasi spesifik
dari sebuah teks. Biasanya, ini dilakukan jika anda telah mengetahui dengan
pasti apa yang anda cari sehingga berkonsentrasi mencari jawaban yang
spesifik. Scanning berkaitan dengan
menggerakkan mata secara cepat keseluruhan bagian halaman tertentu untuk
mencari kata dan frasa tertentu.
|
|
Contoh
|
Skimming untuk mendapatkan gagasan utama dari sebuah halaman buku teks sehingga
dapat memutuskan apakah buku tersebut berguna dan perlu dibaca lebih pelan
dan mendetail.
|
Scanning untuk menemukan nomor tertentu pada direktori telepon, kata dalam kamus.
|
|
Strategi
|
Langkah-langkah skimming:
1. Baca judul, sub judul dan subheading untuk
mencari tahu apa yang dibicarakan teks tersebut.
2. Perhatikan ilustrasi (gambar atau foto) agar
anda mendapatkan informasi lebih jauh tentang topik tersebut.
3. Baca awal dan akhir kalimat setiap paragraf.
4. Jangan membaca kata per kata. Biarkan mata
anda melakukan skimming kulit luar
sebuah teks. Carilah kata kunci atau keyword-nya.
5. Lanjutkan dengan berfikir mengenai arti teks
tersebut.
|
|
C. Identifying Main and Supporting Idea
Ide
pokok atau ( main idea) adalah ide/gagasan yang menjadi pokok pengembangan
paragraf. Ide pokok ini terdapat dalam kalimat utama (topic sentence). Nama
lain ide pokok adalah gagasan utama, gagasan pokok. Dalam satu paragraf hanya
ada satu ide pokok.
Kalimat
utama adalah kalimat yang di dalamnya terdadapat ide pokok paragraf. Kalimat
utama ini dijelaskan oleh kalimat-kalimat lain dalam paragraf tersebut, yang
disebut kalimat penjelas. Nama lain untuk kalimat utama adalah kalimat topik.
Kalimat penjelas (supporting sentence)
yaitu kalimat yang menjelaskan kalimat utama.
Contoh:
Thus is your handbook
filled with stories about activities you like, games, and facts about
growing up. In this book you’ll learn about how to make a friend, campaign, and
the outdoors, staying safe and healthy, protecting the environment, enjoying,
time with friend, and family, playing sports, enjoying the arts and sciences,
and much more.
Ø
Main idea: Handbook
Ø
Topic sentence: This is your handbook filed with
stories about activities you like, games, and facts about growing up.
Ø
Supporting idea: how to make a friend, campaign, and outdoors, staying safe and healthy,
protecting, the environment, enjoying the arts and sciences, and much more.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar