Jumat, 24 Januari 2014

READING STRATEGIS (SCANNING AND SKIMMING) IDENTIFYING (MAIN AND SUPPORTING IDEA)



MAKALAH
“READING STRATEGIS (SCANNING AND SKIMMING) IDENTIFYING (MAIN AND SUPPORTING IDEA)”
Disusun Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Pada Mata Kuliah
 Bahasa Inggris3

Dosen Pengampu :
Dra. Yerni


C:\Users\SMP TMI\Downloads\unduhan.jpg
 








Disusun oleh kelompok 2:
1.      Annisa Agustini          (1282231)
2.      Dwi Faolina                (1282731)
3.      Setia Rahayu               (1284531)
4.      Makrus Okta Rendi    (1283721)
5.      Taufiq Ismail               (1284871)

Jurusan/ Prodi     :  Tarbiyah/ PAI
Kelas/ Semester  :  A/ III


SEKOLAH  TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN)
STAIN JURAI SIWO METRO
2013 M/ 1434 H

A.    Membaca Scanning
1.      Pengertian
Membaca tatap (scanning) atau disebut juga membaca memindai adalah membaca sangat cepat. Ketika seseorang membaca memindai, dia akan melampaui banyak kata. Menurut Mikulecky & Jeffries (dalam Farida Rahim, 2005) membaca memindai penting untuk meningkatkan kemampuan membaca. Teknik membaca ini berguna untuk mencari beberapa informasi secepat mungkin. Biasanya kita membaca kata per kata dari setiap kalimat yang dibacanya. Dengan berlatih teknik membaca memindai, seseorang bisa belajar membaca untuk memahami teks bacaan dengan cara yang lebih cepat. Tapi, membaca dengan cara memindai ini tidak asal digunakan. Jika untuk keperluan untuk membaca buku teks, puisi, surat penting, dari ahli hukum, dan sebagainya, perlu lebih detail membacanya.
Scanning berarti mencari informasi spesifik secara cepat dan akurat. Memindai artinya terbang di atas halaman-halaman buku. Membaca dengan teknik memindai artinya menyapu halaman buku untuk menemukan sesuatu yang diperlukan.
Scanning berkaitan dengan menggerakkan mata secara cepat keseluruhan bagian halaman tertentu untuk mencari kata dan frasa tertentu.
Teknik membaca memindai (scanning) adalah teknik menemukan informasi dari bacaan secara cepat, dengan cara menyapu halaman demi halaman secara merata, kemudian ketika sampai pada bagian yang dibutuhkan, gerakan mata berhenti. Mata bergerak cepat, meloncat-loncat, dan tidak melihat kata demi kata.
2.      Langkah-langkah Scanning
·         Perhatikan penggunaan urutan seperti angka, huruf, langkah, pertama, kedua, atau selanjutnya.
·         Carilah kata yang dicetak tebal, miring atau yang dicetak berbeda dengan teks lain.
·         Terkadang penulis menempatkan kata kunci di batas paragraph.
3.      Langkah atau proses Scanning yang lain yakni:
·         Menggerakkan mata seperti anak panah langsung meluncur ke bawah menemukan informasi yang telah ditetapkan.
·         Setelah ditemukan kecepatan diperlambat untuk menemukan keterangan lengkap dari informasi yang dicari.
·         Pembaca dituntut memiliki pemahaman yang baik berkaitan dengan karakteristik yang dibaca (misalnya, kamus disusun secara alfabetis dan ada keyword di setiap halaman bagian kanan atas, ensiklopedi disusun secara alfabetis dengan pembalikan untuk istilah yang terdiri dari dua kata, dan sebagainya).
4.      Tujuan
Adapun tujuan membaca scanning yaitu:
·         Mencari informasi dalam buku secara cepat.
·         Scanning merupakan teknik membaca cepat untuk menemukan informasi yang telah ditentukan pembaca.
·         Pembaca telah menentukan kata yang dicari sebelum kegiatan scanning dilakukan, pembaca tidak membaca bagian lain dari teks kecualiu i9nformasi yang dicari.
·         Mendapatkan informasi spesifik dari sebuah teks. Biasanya, ini dilakukan jika Anda telah mengetahui dengan pasti apa yang Anda cari sehingga berkonsentrasi mencari jawaban yang spesifik.
5.      Contoh
Membaca scanning/memindai misalnya membaca mencari arti kata di kamus, membaca acara siaran di Televisi, membaca daftar perjalanan, mencari nomor telepon di buku telepon, membaca daftar menu makan di rumah makan, membaca jadwal pelajaran, mencari pada papan pengumuman, mencari topik pada daftar isi sebuah buku dll.

B.     Membaca Skimming
1.      Pengertian
Membaca- layap (skimming) adalah membaca dengan cepat untuk mengetahui isi umum atau bagian suatu bacaan. (Farida Rahim,2005). Membaca layap dibutuhkan untuk mengetahui sudut pandang penulis tentang sesuatu, menemukan pola organisasi paragraph, dan menemukan gagasan umum dengan cepat (Mikulecky & Jeffries dalam Farida Rahim, 2005).
Pengertian lain dari membaca skimming  membaca sekilas atau membaca cepat untuk mendapatkan suatu informasi dari yang kita baca. Skimming dilakukan untuk melakukan pembacaan cepat secara umum dalam suatu bahan bacaan. Dalam skimming, proses membaca dilakukan secara melompat-lompat dengan melihat pokok-pokok pikiran utama dalam bahan bacaan sambil memahami tema besarnya.
Selain untuk mendapatkan gagasan utama dari sebuah teks. Untuk mengetahui apakah suatu artikel sesuai dengan apa yang kita cari. Untuk menilai artikel tersebut, apakah menarik untuk dibaca lebih lanjut secara mendetail. Kecepatan membaca secara skimming biasanya sekitar 3-4 kali lebih cepat dari membaca biasa.
2.      Langkah-langkah Skimming
·         Baca judul, sub judul dan subheading untuk mencari tahu apa yang dibicarakan teks tersebut.
·         Perhatikan ilustrasi (gambar atau foto) untuk mendapatkan informasi lebih jauh tentang topic tersebut.
·         Baca awal dan akhir kalimat setiap paragraf.
·         Jangan membaca kata per kata. Biarkan mata melakukan skimming kulit luar sebuah teks. Carilah kata kunci atau keyword-nya.
·         Lanjutkan dengan berfikir mengenai arti teks tersebut.
3.      Tujuan
Banyak yang mengartikan skimming sebagai sekedar menyapu halaman, sedangkan pemgertian yang sebenarnya adalah suatu keterampilan membaca yang diatur secara sistematis untuk mendapatkan hasil yang efisien, untuk berbagai tujuan, seperti hal berikut:
a.       Untuk mengenali topik bacaan. Apabila anda pergi ke toko buku atau perpustakaan dan ingin mengetahui pembahasan apa dalam yang anda pilih itu, anda melakukan skimming beberapa menit (atau browsing). Skimming untuk melihat bahan yang akan dibaca, sekedar untuk mengetahui bahan tersebut, juga dilakukan orang untuk memilih artikel di majalah dan surat kabar (kliping)
b.       Untuk mengetahui pendapat orang lain (opini). Misalnya, tulisan tajuk surat kabar, anda mungkin cukup membaca paragraf pettama atau akhir yang biasanya memuat kesimpulan yang dibuat oleh penulisnya (redaksi)
c.       Untuk mendapatkan bagian penting yang kita perlukan tanpa membaca seluruhmya. Yang harus dilakukan adalah melihat semua bahan untuk memilih ide yang bagus, tetapi tidak membaca secara lengkap.
d.      Untuk mengetahui organisasi penulisan, urutan ide pokok dan cara semua itu disusun dalam kesatuan pikiran dan mencari hubungan antarbagian bacaan itu. Mungkin secara kronologi, membandingkan, atau bentuk lain. Skimming berguna untuk memilih bahan yang perlu dipelajari dan diingat. Skimming berguna untuk survey buku sebelum dibaca.
e.       Untuk penyegaran yang pernah dibaca, misalnya dalam mempersiapkan ujian atau sebelum menyampaikan ceramah. Skimming ini juga disebut sebagai review (timbal balik).
4.      Contoh
Skimming untuk mendapatkan gagasan utama dari sebuah halaman buku teks sehingga dapat memutuskan apakah buku tersebut berguna dan perlu dibaca lebih pelan dan mendetail.

Berikut adalah tabel kesimpulan dari artikel Teknik membaca cepat skimming dan scanning

Komponen
Skimming
Scanning
Pengertian
Skimming digunakan untuk mendapatkan gagasan utama dari sebuah teks. Untuk mengetahui apakah  suatu artikel sesuai dengan apa yang kita cari. Untuk menilai artikel tersebut, apakah menarik untuk dibaca lebih lanjut secara mendetail. Kecepatan membaca secara skimming biasanya sekitar 3-4 kali lebih dari membaca biasa.
Scanning digunakan untuk mendapatkan informasi spesifik dari sebuah teks. Biasanya, ini dilakukan jika anda telah mengetahui dengan pasti apa yang anda cari sehingga berkonsentrasi mencari jawaban yang spesifik. Scanning berkaitan dengan menggerakkan mata secara cepat keseluruhan bagian halaman tertentu untuk mencari kata dan frasa tertentu.
Contoh
Skimming untuk mendapatkan gagasan utama dari sebuah halaman buku teks sehingga dapat memutuskan apakah buku tersebut berguna dan perlu dibaca lebih pelan dan mendetail.
Scanning untuk menemukan nomor tertentu pada direktori telepon, kata dalam kamus.
Strategi
Langkah-langkah skimming:
1.      Baca judul, sub judul dan subheading untuk mencari tahu apa yang dibicarakan teks tersebut.
2.      Perhatikan ilustrasi (gambar atau foto) agar anda mendapatkan informasi lebih jauh tentang topik tersebut.
3.      Baca awal dan akhir kalimat setiap paragraf.
4.      Jangan membaca kata per kata. Biarkan mata anda melakukan skimming kulit luar sebuah teks. Carilah kata kunci atau keyword-nya.
5.      Lanjutkan dengan berfikir mengenai arti teks tersebut.


C.    Identifying Main and Supporting Idea
            Ide pokok atau ( main idea) adalah ide/gagasan yang menjadi pokok pengembangan paragraf. Ide pokok ini terdapat dalam kalimat utama (topic sentence). Nama lain ide pokok adalah gagasan utama, gagasan pokok. Dalam satu paragraf hanya ada satu ide pokok.
            Kalimat utama adalah kalimat yang di dalamnya terdadapat ide pokok paragraf. Kalimat utama ini dijelaskan oleh kalimat-kalimat lain dalam paragraf tersebut, yang disebut kalimat penjelas. Nama lain untuk kalimat utama adalah kalimat topik. Kalimat penjelas (supporting sentence) yaitu kalimat yang menjelaskan kalimat utama.

Contoh:
Thus is your handbook filled with stories about activities you like, games, and facts about growing up. In this book you’ll learn about how to make a friend, campaign, and the outdoors, staying safe and healthy, protecting the environment, enjoying, time with friend, and family, playing sports, enjoying the arts and sciences, and much more.

Ø      Main idea: Handbook
Ø      Topic sentence: This is  your handbook filed with stories about activities you like, games, and facts about growing up.
Ø      Supporting idea: how to make a friend, campaign, and outdoors, staying safe and healthy, protecting, the environment, enjoying the arts and sciences, and much more.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar